|
PENGASUHAN
Pola pengasuhan di luar kelas mendapatkan perhatian serius, sebab waktu santri di luar kelas jauh lebih banyak dibandingkan di dalam kelas. Sebab itulah pengasuhan santri perlu pendekatan komprehensif, terutama dalam memahami kepribadian peserta didik. Fasilitas akademik dan fasilitas asrama tidak akan memenuhi sasaran pembinaan jika tidak disertai guru yang mampu menggantikan peran orangtua dalam pembentukan watak dan karakter
Sistem pembinaan pengasuhan tidak menerapkan kekerasan, sebab hal itu akan melahirkan santri yang berwatak keras dan susah diatur. Sebaliknya, jangan pula terlalu lunak, sebab hal itu akan berpotensi menimbulkan watak licik yang bisa mengantar santri mempermainkan peraturan. Di antara program pembinaan pada jalur asuh ini adalah:
Pengawasan Disiplin
Pengawasan disiplin berkenaan dengan sistem yang mengatur kehidupan santri selama 24 jam. Pengawasan disiplin yang berasaskan kepada tata tertib dan peraturan yang telah ditetapkan yang berkaitan dengan : Disiplin berpakaian, disiplin waktu dan sebagainya. Bagian pengawasan disiplin juga mengatur proses perizinan keluar masuk pesantren agar proses pembinaan watak tidak luntur dengan pangaruh dunia luar yang tanpa batas.
Pembinaan dan Pengawasan Ibadah
Ibadah yang dimaksudkan di sini adalah pelaksanaan ibadah-ibadah ritual seperti shalat. Setiap santri diwajibkan melaksanakan shalat berjamaah di masjid. Bagian ini juga mengagendakan pembinaan pelaksanaan shalat yang baik bagi santri yang baru masuk pesantren.
Pengembangan Minat Dan Bakat
Potensi yang dimiliki santri disalurkan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler melalui penelusuran minat dan bakat. Pondok Pesantren Daar el-Qolam menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung pembinaan minat dan bakat santri dalam bidang seni, olahraga dan keterampilan.
Pendidikan Kepemimpinan
Bagian pengasuhan juga berfungsi sebagai pembina santri dalam berorganisasi. Organisasi santri yang ada di Daar el-Qolam adalah IKATAN SANTRI MADRASAH MUALIMIN ISLAMIYAH (ISMI). Hal ini bertujuan menanamkan jiwa kepemimpinan santri dalam mengasuh dan turut serta membangun sistem asuh. Mereka ditempatkan pada bagian-bagian yang mendukung proses pembinaan santri seperti bagian keamanan, bagian ibadah, bagian pengajaran, bagian olahraga dan sebagainya.
Pengembangan Bahasa Asing (Arab dan Inggris)
|